Sabtu, 27 Oktober 2018

TIM PERTAMA INDONESIA MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI KHUITEN MONGOLIA



Puncak tertinggi Mongolia berhasil di gapai tim MALIMPA UMS International Expedition (MUIE) @muie.2018 ,  Rabu (19/09/2018). Setelah sempat di terjang badai dan suhu ekstrim -21°C, 2 anggota Mahasiswa Muslim Pecinta Alam (MALIMPA) Iqbal Nurii Anam (NIA 16.33.006 MPA) @bangmbull , Ajeng Nutri (NIA 14.32.003 MPA) @ajengreats sukses mengibarkan bendera Indonesia serta bendera Universitas Muhammadiyah Surakarta di Puncak Khuiten 4374 mdpl, TN. Altai Tavan Bogd, Mongolia. 
Potanin glacier sepanjang 14 Km menjadi saksi bisu perjuangan penjelajah muda pertama dari Indonesia yang menapakan kakinya di puncak tertinggi Mongolia. Pendakian ini tak lepas dari berbagai kendala, salah satunya Ajeng Nutrii sempat mengalami gejala Frostbite atau radang dingin  kondisi di mana jaringan tubuh membeku dan rusak oleh paparan suhu rendah pada jari kelingking dan jari manisnya. 
Sekembalinya dari gunung tim MUIE melanjutkan kegiatan riset khazanah Islam di Suku Kazakh Nomads selama beberapa hari kedepan sampai kembali pulang ke Indonesia pada tanggal 27 September 2018 mendatang.

Mohon do'a dan dukungannya hingga tim kembali dengan selamat ke tanah air. Aamiin

#indonesia #khuiten #muie
https://www.instagram.com/p/BoCI9yVgh8n/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=qm5w5mbk0mfy

0 komentar:

Posting Komentar