MALIMPA

MALIMPA adalah singkatan dari Mahasiswa Muslim Pecinta Alam merupakan Organisasi Kepencinta Alaman dan salah satu bentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), MALIMPA berdiri tanggal 25 Mei 1979 di ikrarkan di gunung Lawu oleh 3 orang senior yang waktu itu merupakan Mahasiswa yang menyukai kegiatan alam.

DIVISI

MALIMPA memiliki empat devisi, yaitu gunung hutan, panjat tebing, susur goa dan arung jeram.

SAR dan Konservasi

Tidak hanya bergiat di alam bebas, namun kami juga peduli dengan bantuan kemanusiaan dan konservasi untuk menjaga alam

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 25 Mei 2016

Persembahan 37K untuk 37 Tahun MALIMPA

Writed by Ajeng Nurtri Hidayati/Ilmu Komunikasi UMS/NIA 14.32.003 MPA


Indonesia saat ini sedang di hebohkan dengan olahraga “Lari”. Tren ini tidak hanya diminati di Ibukota tapi sudah menjalar ke setiap penjuru kota di Indonesia. Tidak heran komunitas, grup, perkumpulan lari baru – baru ini bermunculan di setiap kota bahkan tingkat nasional. Selain menambah teman baru saat mengikuti komunitas lari ini merekapun membuat jadwal rutin untuk berlari bersama – sama di tempat yang sudah mereka sepakati. Olah karena olahraga ini banyak peminatnya event laripun bertebaran dimana – mana. Kategori lari ada berbagai macam yaitu Jogging (lari santai yang biasanya digunakan untuk latihan atau menjadi rutinitas menjaga kesehatan), lalu ada Trail Run, lari dengan rute di ketinggian biasanya di gunung, nah untuk kategori ini peminatnya rata – rata atlet dan sudah mempersiapkan fisiknya secara matang sebab memiliki resiko tinggi dengan Track susah, licin, menanjak, bahkan terjal dengan jarak tempuh 5K s.d lebih dan untuk mengikuti eventnya biasanya dengan biaya pendaftaran ratusan ribu, wow! Kemudian ada lari Marathon, untuk lari ini dengan rute datar di road (aspal) dengan kejauhan mencapai 42KM s.d lebih.

Olahraga ini juga diminati oleh beberapa anggota MALIMPA. Kami sering berlatih lari untuk mempersiapkan mengikuti suatu kegiatan atau mengikuti suatu event seperti Orientering dan Trail Run. Olahraga inipun diminati oleh Anggota Luar Biasa (ALB) MALIMPA yaitu Mas Warlan NIA 94.10.025 MPA yang memiliki hobi lari dan sudah melakukannya secara rutin sejak dari lama. Tepat pada 25 Mei 2016 kemarin mas Warlan atau yang biasa di panggil Lek Wal memberikan hadiah yang sangat luar biasa kepada MALIMPA yaitu lari dengan jarak tempuh 37K untuk 37TH MALIMPA. Ia memulai kegiatan ini pada pukul 05.00 WIB start dari waduk bade, Boyolali dengan finish di kesekretariatan MALIMPA kampus 1 UMS pada pukul 12.45 WIB. Lek Wal tak sendirian, dia juga di support oleh beberapa anggota MALIMPA lainnya yang turut membantu kegiatan ini sehingga berlangsung dengan lancar. Meskipun anggota lain tidak sepenuhnya ikut lari dari start sampai finish dan hanya membantu memberikan logistik saat sedang istirahat namun Lek Wal tetap terlihat semangat dan tetap terlihat sehat saat sampai di finish.
Terimakasih untuk mas Warlan atas Persembahan 37K untuk 37TH MALIMPA di ulang tahun ke – 37TH kali ini. Semoga tetap memberikan aura semangat kepada seluruh anggota terutama anggota aktif MALIMPA untuk terus melakukan kegiatan yang bermanfaat baik untuk MALIMPA itu sendiri dan untuk lingkungan sekitar serta MALIMPA tetap selalu eksis dan jaya dalam bidangnya.

                                                                                                            Ajeng Nurtri Hidayati

                                                                                                            NIA 14.32.003 MPA

Senin, 20 April 2015

Serunya Wisata Cave Tubing di Kalisuci, Yogyakarta

Writed by Ajeng Nurtri Hidayati/Ilmu Komunikasi UMS/NIA 14.32.003 MPA

Personil MALIMPA yang mengikuti Cave Tubing saat itu
Kalisuci merupakan tempat wisata menyusuri air sungai bawah tanah yang menembus goa Karst.  Saat ini sedang populer dan menjadi incaran para wisatawan lokal maupun asing. Wisata ini bertempatan di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunung Kidul yang memakan waktu 1,5 jam hingga 2 jam dari Kota Yogyakarta.
Untuk menuju tempat ini dianjurkan pengunjung membawa kendaraan pribadi karena kondisi jalan yang belum rata, cukup jauh dan agak menanjak. Di tengah perjalanan pula ditemui jalan yang masih bebatuan sehingga kendaraan hanya bisa berjalan secara perlahan – lahan.
Kali itu saya bersama beberapa teman – teman MALIMPA berkesempatan untuk mengunjungi tempat wisata asik ini. Kami membawa kendaraan pribadi dari Solo. Sesampai di Basecamp Kalisuci kami langsung prepare untuk melakukan Cave Tubing. Pada tahu gak sih apa itu Cave Tubing? Definisinya  ialah olahraga petualangan mengikuti aliran air menggunakan ban dalam sambil menikmati indahnya goa di sungai bawah tanah yang hanya diterangi menggunakan headlamp. Kebetulan kami sudah membawa peralatan untuk Cave Tubing dari Solo sehingga kami hanya menyewa ban dalam saja. Lalu kalo kita tidak punya peralatan yang lengkap gimana? Tidak perlu khawatir diisini juga menyediakan penyewaan semua peralatan secara lengkap bahkan sama guide ahli nya.
Airnya yang biru itu membuat kami tidak sabar untuk nyebur!
Setelah siap untuk berpetualang kami diajak untuk naik mobil pick up dulu untuk menuju ke start. Perjalanan hanya memakan 5 - 6 menit saja dari basecamp kalisuci. Kemudian kami berjalan beberapa menit sambil membawa ban dalam masing – masing lalu tak lama kemudian terdengar suara aliran air deras yang semakin dekat tandanya petualangan semakin di depan mata, woho!
Kami mulai turun ke air menggunakan ban yang sudah di bawa masing –masing. Saling beriringan kami melewati kegelapan menembus goa - goa dengan penerangan yang hanya menggunakan headlamp. Airnya yang jernih berwarna biru membuat saya tidak sabar untuk memulainya. Sesekali kelelawar berterbangan menemani perjalanan kami. Ornamen indah yang menghiasi goa dan suguhan beberapa aliran air dengan arus yang cukup deras semakin membuat petualangan semakin seru. Terkadang kami berhenti di tempat yang tenang untuk berenang, berciprat – cipratan serta berfoto – foto.
Salah satu jeram yang deras
Perjalanan jalur di Kalisuci ini sepanjang 500 meter dengan kedalaman air satu hingga tiga meter. Butuh waktu 2 – 3 jam  untuk sampai finish tergantung jumlah peserta yang datang dan berapa lama peserta berhenti. Cocok untuk semua umur karena cukup aman untuk dilakukan. Instruktur ahli siap menjamin keselamatan selama perjalanan berlangsung.

Sesampainya di akhir perjalanan kita di anjurkan untuk menyiapkan tenaga lagi sebab perjalanan menuju pulang harus melalui tangga yang menanjak sekitar ketinggian 250 meter dan memakan waktu kira – kira 10 menit. Dengan kaki yang capek serta baju yang basah kami menaiki pick up lagi untuk menuju kembali pulang ke basecamp

Senin, 25 Mei 1987

Kontak Kami

MALIMPA
Mahasiswa Muslim Pecinta Alam

Jl. Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan, Kartasura, Surakarta 57102
Telp. (0271) 717417 ext. 312


twitter : @malimpa
instagram : malimpa
facebook : malimpa adventure
blog : malimpasolo.blogsot.com
site : malimpa.ukm.ums.ac.id

CP Humas MALIMPA 2016
Ajeng Nurtri H 085728300240
Mariska Fitriani 085647393358
Maftufin Eqsan 085747159640